JAKARTA — IHSG dibuka di zona hijau pada perdagangan Kamis pagi, menguat 14,38 poin atau 0,23 persen ke posisi 6.388,23. Gerak indeks ini menjadi penanda awal aktivitas pasar modal di tengah sentimen pelaku pasar yang mulai kembali menghitung prospek ekonomi.
Penguatan tipis ini sejalan dengan pergerakan Indeks LQ45 yang mencatatkan kenaikan 1,44 poin atau 0,23 persen ke posisi 635,28. Kenaikan indeks pada awal sesi ini menunjukkan adanya tekanan beli di sejumlah saham unggulan, meski lajunya masih relatif terbatas.
Kenaikan Tipis di Awal Sesi, Pelaku Pasar Cermati Data Ekonomi
Pembukaan yang menguat ini terjadi setelah indeks sempat berada dalam tren fluktuatif pada beberapa sesi sebelumnya. Para analis menilai pergerakan IHSG saat ini masih sangat dipengaruhi oleh sentimen eksternal, terutama arah kebijakan suku bunga global dan pergerakan nilai tukar rupiah.
Dari dalam negeri, pelaku pasar masih menantikan rilis data ekonomi terbaru sebagai konfirmasi arah fundamental. Namun, volume perdagangan yang tercatat pada awal sesi belum menunjukkan lonjakan signifikan, mengindikasikan sebagian investor masih memilih menunggu kepastian arah pasar.
Bagaimana Pergerakan Indeks Selanjutnya?
Level psikologis 6.400 menjadi resistance terdekat yang akan diuji oleh IHSG. Jika mampu bertahan di atas level tersebut, bukan tidak mungkin indeks akan melanjutkan penguatannya hingga akhir sesi perdagangan.
Sebaliknya, jika tekanan jual kembali muncul, support terdekat berada di kisaran 6.350. Pergerakan indeks pada sisa sesi perdagangan hari ini akan sangat menentukan arah pasar untuk beberapa hari ke depan.