Pencarian

MIND ID: Proyek HPAL PT Vale di Pomalaa Kolaka Serap Ribuan Tenaga Kerja dan Putar Roda Ekonomi Lokal

Rabu, 05 Agustus 2026 • 22:50:01 WIB
MIND ID: Proyek HPAL PT Vale di Pomalaa Kolaka Serap Ribuan Tenaga Kerja dan Putar Roda Ekonomi Lokal
Komisaris MIND ID Muhammad Fadil Imran meninjau kawasan Proyek HPAL PT Vale Indonesia di Blok Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara.

KOLAKA — Proyek pemrosesan nikel PT Vale Indonesia di Blok Pomalaa tidak hanya mengejar target produksi. Kawasan ini juga memutar roda ekonomi warga sekitar. Komisaris Mining Industry Indonesia (MIND ID) Muhammad Fadil Imran mengungkapkan, kehadiran pabrik itu membuka peluang usaha baru—dari bisnis angkutan truk, warung kuliner, hingga jasa perhotelan.

"Masyarakat sangat berterima kasih. Saya juga mendengarkan dari Pak Bupati bahwa dengan adanya kawasan industri dan kehadiran PT Vale memberikan dampak ikutannya, mulai dari bisnis truk, kuliner, wisata, hotel, dan sebagainya, termasuk penyerapan tenaga kerja," kata Fadil di Kolaka, Rabu.

Penyerapan Tenaga Kerja dan Bisnis Baru Warga

Fadil menegaskan, efek berganda proyek ini terasa langsung di akar rumput. Sektor transportasi menjadi penopang utama aktivitas logistik pabrik. Permintaan akomodasi bagi pekerja dan tamu perusahaan juga meningkat signifikan.

Menurutnya, keberlanjutan Proyek Strategis Nasional (PSN) ini bergantung pada kondusivitas iklim investasi. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dinilai krusial untuk menjaga kelancaran pembangunan.

"Jadi kita sepatutnya mendukung semua, tidak membuat kegaduhan yang berdampak bukan hanya kepada Kolaka dan Sulawesi Tenggara, tetapi juga nama baik Indonesia. Semua persoalan bisa diselesaikan asal hati jernih, pikiran jernih, dan tujuannya untuk kemajuan bersama," ujarnya.

Kapasitas Produksi 120.000 Ton Nikel per Tahun

Di sisi teknis, Chief Project Officer PT Vale Muhammad Asril memaparkan fasilitas HPAL yang dibangun bersama mitra dirancang memproduksi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP). Kapasitasnya mencapai sekitar 120.000 ton nikel dan 15.000 ton kobalt per tahun.

MHP merupakan bahan baku utama rantai pasok baterai kendaraan listrik global. Proyek ini tidak hanya berdampak lokal, tetapi juga menempatkan Indonesia sebagai pemain penting di ekosistem industri baterai dunia.

Komitmen Keberlanjutan dan Kepatuhan Hukum

Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale Budiawansyah menambahkan, perusahaan berkomitmen memastikan setiap tahapan pembangunan IGP Pomalaa selaras dengan prinsip keberlanjutan. Kepatuhan terhadap regulasi dan tata kelola yang baik menjadi prioritas utama.

"Bagi PT Vale, keberhasilan IGP Pomalaa tidak hanya diukur dari kemajuan fisik proyek, tetapi juga dari kemampuan kami menjaga kepercayaan masyarakat, mematuhi regulasi, dan menghadirkan manfaat jangka panjang bagi daerah," ucap Budiawansyah.

Melalui sinergi antara MIND ID, PT Vale, pemerintah, dan masyarakat, proyek ini diharapkan terus memacu pertumbuhan ekonomi yang inklusif tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

Follow www.kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sultra.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks