Pencarian

Harga BBM Pertamina di Sumatera Selatan Turun per 1 Agustus 2026, Pertalite Rp 10.000 dan Biosolar Rp 6.800

Minggu, 02 Agustus 2026 • 01:49:02 WIB
Harga BBM Pertamina di Sumatera Selatan Turun per 1 Agustus 2026, Pertalite Rp 10.000 dan Biosolar Rp 6.800
Harga BBM Pertamina di wilayah Sumbagsel resmi turun per 1 Agustus 2026, dengan Pertalite dipatok Rp 10.000 per liter.

SULAWESI TENGGARA — Kebijakan penurunan harga ini berlaku serentak di seluruh provinsi dalam lingkup Sumbagsel, tidak hanya Sumatera Selatan. Konsumen di Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Kepulauan Bangka Belitung juga mendapatkan tarif baru yang sama untuk semua jenis produk BBM Pertamina.

Daftar Harga BBM di Sumbagsel per 1 Agustus 2026

Penyesuaian harga ini mencakup dua kategori utama, yaitu produk gasoline (bensin) dan gasoil (diesel). Untuk produk bensin nonsubsidi, Pertamax kini dipatok di angka Rp 16.300 per liter, turun dari harga sebelumnya yang sempat menyentuh level lebih tinggi.

Berikut rincian lengkap harga BBM terbaru di wilayah Sumatera Selatan dan sekitarnya:

Produk Gasoline (Bensin):

  • Pertamax Turbo: Rp 18.700 per liter
  • Pertamax: Rp 16.300 per liter
  • Pertamax Pertashop: Rp 16.200 per liter
  • Pertalite (Subsidi): Rp 10.000 per liter

Produk Gasoil (Diesel):

  • Pertamina Dex: Rp 21.650 per liter
  • Dexlite: Rp 20.150 per liter
  • Biosolar (Subsidi): Rp 6.800 per liter

Selisih Harga Pertamax dan Pertalite Kian Tipis

Yang menarik dari daftar harga baru ini adalah jarak antara Pertamax dan Pertalite yang kini hanya berselisih Rp 6.300 per liter. Sebelumnya, selisih kedua produk tersebut sempat lebih lebar, membuat banyak pengendara memilih beralih ke Pertalite demi alasan ekonomis.

Dengan penurunan harga Pertamax ke level Rp 16.300, daya tariknya di pasar jelas meningkat. Pengguna kendaraan injeksi modern yang selama ini ragu dengan kualitas Pertalite punya alasan lebih kuat untuk naik kelas ke RON 92.

Harga Biosolar Masih Paling Murah

Di segmen diesel, Biosolar subsidi tetap menjadi primadona dengan banderol Rp 6.800 per liter. Angka ini jauh di bawah Dexlite yang dipatok Rp 20.150 dan Pertamina Dex di posisi Rp 21.650 per liter.

Perbedaan harga yang ekstrem antara solar subsidi dan nonsubsidi ini memang kerap menjadi celah penyalahgunaan. Namun, Pertamina diharapkan terus memperketat pengawasan distribusi agar Biosolar tepat sasaran untuk kendaraan yang berhak menerima subsidi.

Penurunan Ini Berlaku untuk Seluruh Wilayah Sumbagsel

Penting dicatat, harga baru ini tidak hanya berlaku di Palembang atau Sumatera Selatan saja. Pertamina menegaskan tarif yang sama juga diterapkan di Provinsi Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Kepulauan Bangka Belitung.

Keseragaman harga ini memudahkan pengendara yang sering melakukan perjalanan antarprovinsi di Pulau Sumatera bagian selatan. Tidak ada lagi kebingungan soal perbedaan tarif saat melintasi batas administrasi wilayah.

Bagi konsumen yang ingin memastikan harga terkini di SPBU terdekat, penyesuaian ini mulai berlaku efektif sejak Sabtu, 1 Agustus 2026. Pastikan untuk mengecek pompa bensin langganan Anda, karena seluruh SPBU di wilayah Sumbagsel wajib mengikuti ketentuan resmi dari Pertamina Patra Niaga ini.

Follow www.kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumeks.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks