SULAWESI TENGGARA — Proses penyatuan aset hotel BUMN dimulai dengan penandatanganan Conditional Sale and Purchase Agreement (CSPA) oleh 45 hotel dari beberapa BUMN. Perjanjian ini menjadi dasar bagi InJourney untuk mengambil alih pengelolaan secara bertahap.
Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyebut langkah ini sebagai lompatan besar dalam menata ulang aset perhotelan negara. "Penyatuan seluruh hotel BUMN di bawah payung InJourney adalah lompatan besar dalam menata ulang dan memperkuat nilai aset hospitality kita agar lebih berdaya saing," ujar Dony dalam keterangannya, Senin (29/6/2026).
Skema CSPA Dipilih demi Tata Kelola yang Hati-hati
Dony menjelaskan, pemilihan skema CSPA bertujuan agar proses konsolidasi berjalan hati-hati tanpa mengabaikan prinsip good corporate governance. Dengan skema ini, transisi kepemilikan dan pengelolaan aset dilakukan secara bertahap dan terukur.
"Momentum positif ini akan terus kita jaga, dan kami memproyeksikan adanya penambahan penandatanganan dari beberapa hotel lainnya pada awal pekan depan. Ini adalah langkah konkret menuju optimalisasi nilai aset dan struktur manajemen yang lebih tangguh," jelas Dony.
Proyeksi 120 Hotel, InJourney Siap Bersaing
Setelah konsolidasi penuh, InJourney diproyeksikan mengelola sekitar 120 hotel di seluruh Indonesia. Jumlah ini akan menempatkannya sebagai operator hotel terbesar kedua di tanah air, di bawah jaringan hotel swasta terkemuka.
Dony menambahkan, konsolidasi ini menjadi pondasi penting untuk menciptakan nilai tambah (value creation) bagi aset-aset negara di sektor pariwisata. "Transformasi ini pada akhirnya akan menciptakan portofolio industri pariwisata yang lebih efisien, kompetitif, dan terintegrasi," pungkasnya.
Langkah ini menjadi bagian dari transformasi BUMN di sektor hospitality yang diharapkan mampu mendongkrak kontribusi pariwisata terhadap perekonomian nasional. Dengan pengelolaan yang lebih terpusat, InJourney diyakini dapat mengoptimalkan potensi setiap aset hotel yang sebelumnya tersebar di berbagai BUMN.