Pencarian

Lanud Haluoleo Resmikan Lokasi Paralayang di Puncak Indah Kapuh Kolaka, Target Lahirkan Atlet Nasional

Senin, 29 Juni 2026 • 17:47:31 WIB
Lanud Haluoleo Resmikan Lokasi Paralayang di Puncak Indah Kapuh Kolaka, Target Lahirkan Atlet Nasional
Lanud Haluoleo meresmikan lokasi paralayang di Puncak Indah Kapuh, Kolaka, sebagai upaya pengembangan olahraga dirgantara.

KOLAKA — Lanud Haluoleo resmi menghadirkan site paralayang di Puncak Indah Kapuh, Desa Sani-Sani, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Lokasi ini disebut memiliki potensi besar untuk pengembangan olahraga dirgantara dan pariwisata daerah.

Komandan Lanud Haluoleo, Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto, mengatakan ketinggian lokasi mencapai 500 meter di atas permukaan laut dengan arah angin dari timur yang stabil. Area pendaratan yang luas juga dinilai aman untuk latihan.

"Tempat ini sangat strategis. Arah anginnya sangat mendukung dari arah timur, begitu juga dengan area pendaratannya yang cukup luas, sehingga sangat aman untuk digunakan latihan," kata Tarmuji usai meninjau lokasi, Minggu.

Kolaka Sudah Punya Lima Atlet Paralayang Binaan

Tarmuji mengungkapkan, Kabupaten Kolaka saat ini telah memiliki lima orang atlet paralayang binaan. Salah satunya adalah Kepala Desa Sani-Sani yang pernah meraih juara ketiga dalam kejuaraan di Madiun.

"Tentunya ini akan terus kita kembangkan ke depan demi memicu minat masyarakat," ujar Tarmuji.

Ia menekankan pentingnya peningkatan infrastruktur di area landasan pacu demi keselamatan penerbang. Penguatan struktur tanah juga perlu dilakukan untuk mengantisipasi potensi longsor saat musim hujan.

"Saya mengharapkan ke depannya, site ini bisa lebih diperbaharui dan lebih bagus lagi khususnya area take off-nya agar lebih aman," katanya.

Konsep Wisata Trimatra: Darat, Laut, dan Udara

Menurut Tarmuji, pengembangan kawasan ini memerlukan konsep terintegrasi dan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kolaka, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas Pariwisata. Desa Sani-Sani dinilai memiliki potensi wisata yang kaya.

"Olahraga dirgantaranya ada, wisatanya ada, dan agro wisatanya juga sangat potensial karena tanaman cengkih cukup banyak di sini. Selain itu, lokasinya dekat dengan laut dan ada juga wahana arung jeram," sebut Tarmuji.

Kepala Dinas Pariwisata Kolaka, Andi Pangoriseng, menambahkan bahwa Desa Sani-Sani memiliki keunikan yang jarang dimiliki daerah lain di Sulawesi Tenggara. Kawasan ini memadukan keindahan pantai, arung jeram, agrowisata perkebunan cengkih dan cokelat, hingga wisata udara berupa paralayang.

Pemkab Siap Bangun MCK, Mushola, hingga Cottage

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kolaka, Guntur Suhandoko, menyampaikan apresiasi atas peresmian lokasi ini. Ia menyebut pembinaan atlet paralayang nantinya akan dikoordinasikan di bawah naungan KONI Kolaka.

Guntur menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk membenahi fasilitas pendukung. Rencananya akan dipasang paving block, disediakan MCK, mushola, pemenuhan air bersih, serta perbaikan akses jalan melalui kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi.

"Kami akan berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata untuk membangun fasilitas pendukung agar ke depan tempat ini betul-betul bisa dinikmati oleh para pengunjung," ujar Guntur.

Untuk memaksimalkan dampak ekonomi lokal, Dinas Pariwisata berencana mengelola kawasan tersebut secara profesional dengan melibatkan komunitas lokal. Rencananya akan disediakan titik parkir di area bawah, pelibatan komunitas off-road dan ojek motor lokal untuk transportasi menuju puncak, serta ruang bagi pelaku UMKM.

Follow www.kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sultra.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks