Pencarian

Baznas Kota Kendari Salurkan Bantuan Modal Usaha ke 80 Pelaku UMKM dan ZMart, Targetkan ZMart di Setiap Kelurahan

Selasa, 06 Oktober 2026 • 11:46:01 WIB
Baznas Kota Kendari Salurkan Bantuan Modal Usaha ke 80 Pelaku UMKM dan ZMart, Targetkan ZMart di Setiap Kelurahan
Baznas Kota Kendari menyerahkan bantuan modal usaha kepada 80 pelaku UMKM dan penerima program ZMart.

KENDARI — Bantuan diserahkan langsung oleh Kabag Kesra Setda Kota Kendari, H. Sapri. Program ekonomi produktif tersebut menyasar pelaku usaha kecil dan pedagang sembako yang dinilai paling terdampak tekanan kondisi keuangan masyarakat.

Wakil Ketua Baznas Kota Kendari, Achmad Muchdair, menyebut penyaluran bulan ini menyasar dua kelompok sekaligus. Rinciannya, 75 orang pelaku UMKM dan lima orang penerima program ZMart.

"Jadi, kegiatan pada hari ini adalah pendistribusian di bidang ekonomi yang terdiri dari UMKM sebanyak 75 dan ZMart lima orang. Totalnya 80 untuk bulan ini," kata Achmad.

Bantuan Modal dan Penguatan Warung

Pelaku UMKM atau pedagang kecil masing-masing menerima bantuan modal usaha sebesar Rp1 juta. Penerima program ZMart memperoleh bantuan permodalan sekaligus penguatan warung atau kios senilai Rp5 juta.

Sepanjang 2026, Baznas Kota Kendari menyalurkan bantuan modal usaha kepada sekitar 400 penerima manfaat atau mustahik. Data publikasi program ekonomi menunjukkan bantuan telah disalurkan kepada 302 mustahik pedagang kecil dan 15 penerima program ZMart.

ZMart merupakan warung binaan Baznas yang menjadi salah satu model pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis zakat.

Mengapa Bantuan Ini Dianggap Penting

Achmad menilai bantuan modal tambahan dibutuhkan agar penerima manfaat mampu mempertahankan sekaligus mengembangkan usaha yang dijalankan. Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk kepedulian Baznas terhadap masyarakat yang tengah menghadapi tantangan ekonomi.

"Tujuannya bagaimana saudara-saudara kita yang pelaku ekonomi, baik itu UMKM maupun ZMart, dalam hal ini sembako, bisa berdaya menghadapi masalah-masalah dan kondisi keuangan masyarakat yang memang agak susah," ujarnya.

Dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun, kata Achmad, diupayakan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi.

Pendampingan Usaha dan Target ZMart per Kelurahan

Ketua Baznas Kota Kendari, H. Amri Natsir, menjelaskan program ekonomi produktif merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengentaskan kemiskinan. Bantuan tidak berhenti pada pemberian modal.

Para penerima juga mendapatkan pendampingan dan motivasi secara berkala agar usaha yang dijalankan dapat berkembang. Baznas Kota Kendari menargetkan pembentukan minimal satu ZMart di setiap kelurahan di Kota Kendari pada 2026.

Melalui program tersebut, penerima manfaat diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memiliki usaha yang berkelanjutan.

"Harapan kita, mereka yang hari ini menjadi penerima zakat atau mustahik, dengan pengelolaan usaha yang baik, suatu saat nanti bisa berkembang dan bertransformasi menjadi pembayar zakat atau muzakki yang dapat membantu saudara-saudara kita yang lain," pungkas Amri.

Keberhasilan program ekonomi produktif, menurut Amri, tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang disalurkan. Kemampuan penerima manfaat meningkatkan taraf hidupnya menjadi ukuran yang sama pentingnya.

Follow www.kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarkendari.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks