Pencarian

OpenAI Uji Iklan Visual di ChatGPT, Mulai Muncul di Fitur Gambar

Senin, 05 Oktober 2026 • 21:46:31 WIB
OpenAI Uji Iklan Visual di ChatGPT, Mulai Muncul di Fitur Gambar
OpenAI menguji format iklan visual di fitur ChatGPT Images bagi pengguna versi gratis di Amerika Serikat.

SULAWESI TENGGARA — OpenAI resmi menguji format iklan visual baru di ChatGPT yang mulai tampil saat pengguna membuat gambar melalui fitur ChatGPT Images. Uji coba ini menyasar pengguna di Amerika Serikat lebih dulu, sementara pelanggan Plus, Pro, dan Enterprise dipastikan bebas dari iklan. Langkah ini memperluas model bisnis periklanan OpenAI yang sebelumnya hanya menampilkan iklan teks di bawah jawaban chatbot.

OpenAI memperluas strategi monetisasi ChatGPT dengan menghadirkan iklan bergaya visual. Perusahaan menyatakan pengujian akan dimulai pada akhir bulan ini dan menyasar sejumlah pengiklan terpilih sebagai mitra awal. Format baru ini berbeda dari iklan teks yang sudah lebih dulu berjalan sejak awal tahun.

Iklan visual nantinya muncul ketika pengguna mengakses fitur ChatGPT Images untuk membuat gambar. OpenAI menegaskan iklan ditempatkan terpisah dari gambar yang sedang dibuat dan diberi label jelas agar pengguna bisa membedakannya dari konten utama.

Apa yang Baru dalam Format Iklan ChatGPT

Sebelumnya, iklan di ChatGPT hanya tampil sebagai bagian bersponsor di bawah keluaran chatbot. Bagian itu memuat nama sponsor, logo, dan tautan ke situs web pengiklan. Kini OpenAI menambahkan elemen visual agar pengguna bisa membayangkan bagaimana produk atau layanan yang direkomendasikan cocok dengan kebutuhan mereka.

Pengujian iklan visual ini melibatkan sekelompok kecil pengiklan awal. OpenAI menyebut akan terus bereksperimen dengan format tambahan di masa mendatang, meski belum merinci bentuknya.

Siapa yang Tidak Akan Melihat Iklan

Pelanggan ChatGPT Plus dan Pro tidak akan melihat iklan apa pun di dalam percakapan mereka. Hal yang sama berlaku bagi pelanggan Enterprise, yang tetap bebas dari tampilan iklan di ruang kerja mereka.

Artinya, iklan hanya menyasar pengguna versi gratis. Kebijakan ini sejalan dengan pendekatan OpenAI yang menjadikan langganan berbayar sebagai jalur bebas iklan, sementara pengguna gratis menerima konten bersponsor sebagai kompensasi.

Pengamanan dan Batasan Topik Iklan

OpenAI mengklaim telah menerapkan pengamanan agar iklan hanya tampil di samping topik yang dinilai pantas untuk dipromosikan. Salah satu contohnya, iklan tidak akan muncul saat pengguna membahas topik sensitif seperti kesehatan pribadi atau kondisi kesehatan mental.

Perusahaan juga menegaskan iklan tidak memengaruhi jawaban yang diberikan ChatGPT. Pemisahan antara konten bersponsor dan respons chatbot menjadi poin yang ditekankan OpenAI di tengah kekhawatiran soal netralitas model bahasa.

Dampak ke Pengguna di Indonesia

Uji coba iklan visual ini baru menyasar pengguna di Amerika Serikat. Belum ada keterangan resmi soal jadwal perluasan ke pasar lain, termasuk Indonesia. Pengguna ChatGPT di Indonesia yang memakai versi gratis berpotensi melihat format serupa jika OpenAI memperluas jangkauan iklannya ke kawasan Asia Tenggara.

Bagi pengguna yang ingin pengalaman tanpa iklan, opsi berlangganan Plus atau Pro tetap menjadi jalur utama. Sementara pengguna gratis perlu memahami bahwa konten bersponsor akan semakin sering muncul seiring OpenAI menggenjot pendapatan dari basis penggunanya yang besar.

Langkah OpenAI ini menandai pergeseran bertahap dari model langganan murni menuju kombinasi langganan dan iklan. Bagi pengguna yang mengutamakan privasi dan pengalaman bersih, langganan berbayar masih jadi pilihan paling masuk akal.

Follow www.kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: engadget.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks