Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni memprediksi pertandingan perpisahan Lionel Messi bersama La Albiceleste di Estadio Monumental, Buenos Aires, akan berlangsung sangat emosional. Laga melawan Benin pada Rabu (7/10) menjadi penampilan ke-208 sekaligus yang terakhir bagi Messi sebelum pensiun dari tim nasional.
KENDARI — Scaloni menyebut pertandingan itu akan menjadi momen yang sulit dilupakan bagi seluruh publik Argentina. Ia menggambarkan besarnya antusiasme warga untuk memberikan penghormatan terakhir kepada kapten timnya tersebut.
"Itu akan menjadi hari yang tak terlupakan," kata Scaloni seperti diwartakan BeIN SPORTS pada Minggu.
Antusiasme Publik Argentina Dinilai Luar Biasa
Scaloni menilai kehadiran Messi selalu membawa dampak besar, bukan hanya kepada rekan-rekan setimnya, tetapi juga kepada lawan dan penggemar. Menurutnya, besarnya rasa hormat publik Argentina terhadap Messi tercermin dari tingginya minat menonton laga perpisahan itu.
"Saya membayangkan bila ada lima Stadion Monumental, semuanya akan penuh," ujar Scaloni.
Rekor Messi Sepanjang Membela La Albiceleste
Messi akan mengakhiri karier internasionalnya sebagai pemain yang paling sering membela Argentina, yakni 208 kali. Ia juga tercatat sebagai pencetak gol terbanyak La Albiceleste dengan 125 gol.
Pemain berusia 39 tahun itu juga memegang sejumlah rekor dalam Piala Dunia. Messi menjadi satu-satunya pemain yang pernah tampil sebagai starter dalam tiga final Piala Dunia dan memiliki kontribusi gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia dengan 33, terdiri dari 21 gol dan 12 assist.
Puncak Karier di Piala Dunia 2022 Qatar
Laga melawan Benin menjadi penutup perjalanan panjang Messi bersama Argentina yang mencapai puncaknya ketika ia membawa La Albiceleste menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar. Keputusan pensiun diambil Messi setelah Argentina kalah dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026.
Argentina tengah memasuki era setelah Messi. Sejumlah pemain muda seperti Nico Paz dan Franco Mastantuono mulai menunjukkan performa menjanjikan dalam beberapa pertandingan terakhir.
Scaloni Diperkirakan Bertahan hingga Piala Dunia 2030
Scaloni diperkirakan tetap menangani Argentina hingga Copa America 2028 dan mungkin berlanjut ke Piala Dunia 2030. Gelandang Enzo Fernandez menilai keberlanjutan Scaloni sangat penting bagi Argentina.
"Dia yang membangun tim ini. Kami harus terus bersaing di level tertinggi," kata Fernandez.