Gua Air Kontamale di Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, menjadi wisata alternatif penyokong Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Wakatobi. Pemandian alam berbentuk telaga dengan air berwarna biru itu terdiri dari dua kolam mata air yang diapit dinding stalaktit. Pengunjung datang berenang hingga melompat dari atas dinding gua ke kolam.
WAKATOBI — Gua Air Kontamale berada di Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Pemandian alam berbentuk telaga berair biru itu menjadi salah satu wisata alternatif penyokong Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Wakatobi.
Di dalam gua, dua kolam mata air terbentuk di antara dinding stalaktit. Panorama itulah yang menarik pengunjung datang, berenang, bahkan melompat dari atas dinding gua ke kolam.
Dua Kolam Mata Air di Antara Stalaktit
Bentuk gua membuat Kontamale berbeda dari pemandian alam biasa. Airnya tergenang membentuk telaga, bukan aliran sungai terbuka. Warna biru air menjadi penanda khas lokasi ini.
Dinding stalaktit mengelilingi kedua kolam. Struktur batuan itu pula yang dimanfaatkan sebagian pengunjung sebagai titik lompat ke kolam di bawahnya.
Wisata Alternatif Penopang KSPN Wakatobi
Status KSPN Wakatobi menuntut destinasi penunjang di luar wisata bahari andalan. Gua Air Kontamale masuk kategori itu, menawarkan pengalaman air tawar di kawasan yang identik dengan laut.
Lokasinya di Wangi-Wangi, pulau utama Kabupaten Wakatobi. Posisi tersebut menjadikannya mudah dijangkau wisatawan yang sudah berada di kawasan inti KSPN.
Aktivitas Pengunjung: Berenang hingga Melompat dari Dinding Gua
Rekreasi air menjadi aktivitas utama di Kontamale. Pengunjung berenang di kolam mata air, sebagian memilih melompat dari dinding gua.
Kolam yang relatif tenang memungkinkan aktivitas itu berlangsung. Suasana gua dengan batuan stalaktit melengkapinya sebagai objek foto.
Bagi Wakatobi, keberadaan Kontamale memperpanjang daftar pilihan wisata di luar penyelaman dan pantai. Destinasi berbasis mata air seperti ini menjadi pelengkap paket kunjungan wisatawan ke KSPN Wakatobi.