KENDARI — Observasi intensif selama sepekan menunjukkan jarak pandang horizontal di banyak titik Sultra umumnya berkisar delapan sampai sembilan kilometer. Pemantauan kualitas udara melalui konsentrasi PM2.5 di Kota Kendari memperlihatkan indikasi kategori sedang sejak dini hari hingga sore, lalu berangsur membaik menjelang malam.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Kendari Heri Purnomo memperkirakan pola serupa bakal terulang dalam beberapa hari mendatang.
Asap Bukan dari Sultra, Terdeteksi 105 Titik Panas di Bombana
BMKG menarik kesimpulan asal asap dari analisis arah angin yang bertiup dari timur hingga timur laut, ditambah pemantauan Citra Satelit Himawari-9. Hasilnya, sebaran asap yang masuk ke Sultra bersumber dari kebakaran hutan dan lahan di Papua Selatan serta Maluku.
Meski begitu, di dalam daerah sendiri terdeteksi 105 titik panas. Sebaran terbanyak berada di Kabupaten Bombana.
17 Kabupaten/Kota Berpotensi Dilanda Asap Tiga Hari ke Depan
Prakiraan tiga hari ke depan memperlihatkan potensi asap kategori sedang melingkupi hampir seluruh wilayah Sultra. Daerah yang dimaksud meliputi Kota Kendari, Konawe Kepulauan, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Bombana, Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Muna, Muna Barat, Kota Baubau, Buton, Buton Utara, Buton Selatan, Buton Tengah, hingga Wakatobi.
Heri mengingatkan kondisi tersebut perlu diantisipasi serius oleh seluruh lapisan masyarakat.
Kelompok Rentan Diminta Batasi Aktivitas di Luar Ruangan
BMKG menyarankan warga memperbanyak minum air putih dan menutup jendela rumah begitu asap terasa pekat. Anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta pengidap gangguan pernapasan termasuk kelompok yang paling rentan.
Kelompok tersebut diminta membatasi aktivitas di luar ruangan. Pengguna jalan, transportasi laut, dan penerbangan juga perlu waspada ekstra karena penurunan jarak pandang berisiko mengganggu keselamatan perjalanan.
Kanal Resmi untuk Memantau Perkembangan Cuaca
Warga diimbau aktif memantau perkembangan cuaca dan kondisi atmosfer terkini. Informasi resmi bisa diakses lewat kanal Info BMKG Sultra, akun Instagram @bmkgmaritimkendari, aplikasi Info BMKG, atau layanan WhatsApp BMKG Sultra di nomor 0811-4005-929.