KENDARI — Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Sulawesi Tenggara, Ikbar, menyatakan gelaran ini bukan sekadar adu kecepatan. Menurutnya, ada misi lebih besar yang diusung, yakni membina potensi generasi muda di ranah olahraga otomotif.
Ikbar menjelaskan, ajang seperti ini menjadi sarana menjaring talenta muda di dunia balap. Para pembalap perlu diwadahi lewat kompetisi yang kompetitif dan sportif agar energi mereka tersalurkan ke jalur yang benar.
Dari lintasan itu pula diharapkan muncul bibit juara berprestasi dari Sulawesi Tenggara.
Kelas Lomba Disesuaikan dengan Kemampuan Peserta
Kejuaraan ini mempertandingkan beragam kelas yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan para peserta. Pembalap pemula hingga yang berpengalaman mendapat ruang untuk unjuk kebolehan di lintasan.
Selama dua hari penyelenggaraan, lintasan diprediksi menyajikan persaingan ketat antar-peserta. Para pembalap yang datang dari berbagai daerah membawa ambisi masing-masing, terutama untuk memburu hadiah utama.
Hadiah 4 Unit Motor dan Uang Tunai Jadi Daya Tarik
Daya tarik utama ajang tersebut adalah hadiah bagi para pemenang. Panitia menyiapkan 4 unit motor serta uang tunai untuk sejumlah kategori juara umum.
Jumlah peserta yang mencapai ratusan membuat PBB Sultra Cup Race 2026 menjadi salah satu agenda balap yang cukup meriah di awal Oktober. Antusiasme pembalap dan penonton diharapkan terus terjaga sampai hari terakhir.
Ikbar Harap Balapan Menggerakkan Ekonomi dan Pariwisata
Ikbar berharap kegiatan ini turut menggerakkan perekonomian lokal. Ia melihat potensi besar dalam memperkuat pariwisata olahraga di wilayah Sulawesi Tenggara.
Lebih jauh, ia menyebut perhelatan ini sebagai upaya membangun sinergi antara pemerintah, komunitas otomotif, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar gelaran balap tidak hanya berdampak pada dunia otomotif, tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar.
Sirkuit Eks-MTQ di Jantung Kota Kendari
Sirkuit Eks-MTQ menjadi lokasi yang strategis untuk menggelar kejuaraan berskala daerah. Kawasan yang berada di jantung Kota Kendari itu memudahkan akses bagi pembalap maupun penonton yang ingin menyaksikan langsung jalannya perlombaan.
Bagi Ikbar, kesuksesan acara ini akan menjadi tolok ukur bagi penyelenggaraan kejuaraan serupa di masa mendatang. Ia ingin event otomotif di Sulawesi Tenggara terus tumbuh dan melahirkan pembalap-pembalap yang mampu bersaing di tingkat nasional.