Pencarian

Honda Gandeng QuantumScape Kembangkan Baterai Solid-State, Target Jarak Tempuh 500 Km

Minggu, 02 Agustus 2026 • 00:12:01 WIB
Honda Gandeng QuantumScape Kembangkan Baterai Solid-State, Target Jarak Tempuh 500 Km
Honda dan QuantumScape mengumumkan kolaborasi riset baterai solid-state lithium-metal di San Jose, California, pada Juni 2026.

SULAWESI TENGGARA — Kolaborasi yang diumumkan pada Juni 2026 ini akan memfokuskan riset pada pengembangan baterai solid-state lithium-metal dan teknik produksinya. Honda akan memanfaatkan pengalaman QuantumScape yang berbasis di San Jose, California, dalam menciptakan generasi baterai berikutnya yang menjanjikan jarak tempuh lebih jauh, pengisian lebih cepat, biaya lebih rendah, dan keamanan lebih baik.

Bagi pembaca yang belum familiar, baterai solid-state adalah lompatan besar dari lithium-ion yang saat ini mendominasi EV. Alih-alih menggunakan elektrolit cair, baterai ini memakai padatan seperti oksida, sulfida, atau polimer. Perubahan fundamental ini membuka jalan bagi penggunaan anoda lithium-metal yang jauh lebih padat energi.

Mengapa Baterai Solid-State Lebih Unggul?

Keunggulan utamanya ada pada kepadatan energi. QuantumScape mengklaim, dengan sel baterai mereka, jarak tempuh EV bisa meningkat dari 350 km menjadi 400–500 km dalam ukuran paket baterai yang lebih kecil dan ringan. Bagi pengguna di Indonesia yang kerap melakukan perjalanan antar kota, angka ini secara signifikan mengurangi kecemasan akan daya.

Waktu pengisian juga disebut jauh lebih singkat. Honda memperkirakan baterai solid-state mampu mencapai 80–90 persen kapasitas hanya dalam hitungan menit, berkat tingkat konduktivitas material yang lebih tinggi. Ini sebanding dengan waktu berhenti untuk minum kopi di rest area.

Dari sisi keamanan, elektrolit padat menghilangkan risiko kebocoran yang menjadi kekhawatiran utama baterai lithium-ion. Materialnya tidak mudah terbakar dan lebih tahan terhadap reaksi kimia tambahan yang mempercepat degradasi. Baterai ini juga tetap stabil pada suhu ekstrem, baik di cuaca panas maupun dingin.

Dampak Strategis bagi Honda

Kemitraan ini menandai pergeseran strategi Honda yang kini lebih agresif mengejar teknologi solid-state dibandingkan menyempurnakan EV berbasis lithium-ion. Sebelumnya, Honda menunda peluncuran tiga model EV—Honda 0 SUV, Honda 0 Saloon, dan Acura RSX—di pasar Amerika Utara. Penundaan itu memicu kerugian finansial tahunan pertama perusahaan dalam hampir tiga perempat abad.

Atsushi Ogawa, Chief Operating Officer Honda R&D's Research Center of Excellence, menyatakan dalam siaran pers bahwa platform teknologi solid-state QuantumScape "menunjukkan keunggulan yang menarik dan unik" selama studi teknis. Ogawa juga memperkirakan kemitraan ini bisa "memberikan nilai tambah di berbagai aplikasi."

Menariknya, QuantumScape tidak hanya membidik pasar otomotif. Perusahaan ini memposisikan baterainya sebagai solusi untuk pasar energi baru yang membutuhkan daya besar, termasuk pusat data, drone, dan robotika. Bagi Honda, investasi ini sejalan dengan target mencapai netralitas karbon pada 2050.

Kabar Baik untuk Rantai Pasok Global

Penggunaan anoda lithium-metal juga berdampak pada geopolitik industri baterai. Saat ini, anoda grafit pada baterai lithium-ion sangat bergantung pada pemasok dari China. Dengan beralih ke lithium-metal, ketergantungan tersebut bisa diputus, sekaligus membuka peluang bagi produsen alternatif di luar China.

Sinyal pasar terhadap teknologi QuantumScape sebenarnya sudah terlihat sejak tahun lalu. Perusahaan ini menandatangani kesepakatan serupa dengan PowerCo SE, divisi baterai Volkswagen. Kepercayaan dari dua raksasa otomotif ini memperkuat posisi QuantumScape sebagai salah satu pemain kunci dalam perlombaan baterai solid-state.

Kapan Bisa Digunakan Konsumen?

Kendati potensinya besar, belum ada satu pun pabrikan yang berhasil memasarkan EV dengan baterai solid-state penuh untuk konsumen. Hambatan terbesar adalah biaya produksi yang sangat tinggi dan kesulitan skala produksi massal. Teknologi ini saat ini baru praktis untuk perangkat berukuran kecil seperti implan medis, perangkat IoT, dan wearable.

Bagi konsumen Indonesia, teknologi ini mungkin masih membutuhkan waktu beberapa tahun lagi sebelum hadir di pasar. Namun, kemitraan Honda-QuantumScape menjadi indikator kuat bahwa era baterai solid-state tidak lagi sekadar wacana—melainkan sedang dalam tahap pematangan menuju produksi komersial.

Follow www.kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: engadget.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks