PANGKEP — Penanaman perdana melibatkan jajaran direksi Kalla Toyota bersama puluhan relawan internal perusahaan. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pangkep, Dinas Perikanan Kabupaten Pangkep, Dinas Kelautan Kabupaten Pangkep, serta Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bulusaraung.
Penanaman 43.000 pohon itu tidak dilakukan sekaligus, melainkan bertahap di kawasan pesisir yang sama. Pilihan lokasi merujuk pada kondisi Kelurahan Tekolabbua yang menghadapi tekanan abrasi di garis pantainya.
Chief Finance Officer Kalla Toyota, Idawaty Idrus, menyebut kawasan pesisir Kabupaten Pangkep menghadapi dampak abrasi. Penanaman mangrove diharapkan membantu memulihkan habitat pesisir, mencegah erosi, sekaligus mengembalikan habitat bagi biota laut.
"Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dari KALLA dalam rangka pembangunan dan pelestarian lingkungan berkelanjutan," ujar Idawaty.
Manajemen Kalla Toyota menegaskan aksi penghijauan tersebut tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Program itu dirancang sebagai investasi jangka panjang untuk menjaga keseimbangan alam.
Keterlibatan jajaran manajemen dan karyawan sebagai relawan disebut bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial dan lingkungan yang diusung Kalla Toyota selama lebih dari tujuh dekade. Empat instansi daerah yang terlibat mencerminkan penanganan pesisir yang bersinggungan dengan urusan lingkungan, perikanan, kelautan, dan pengelolaan hutan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pangkep turut mengapresiasi langkah Kalla Toyota yang dinilai berkontribusi dalam menjaga wilayah pesisir Pangkep.
Penanaman 43.000 mangrove secara bertahap tersebut diharapkan tidak hanya memberikan dampak ekologis. Manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir Kelurahan Tekolabbua juga diproyeksikan muncul dalam jangka panjang.
Melalui program CSR ini, Kalla Toyota berharap dapat terus memberikan kontribusi bagi pelestarian lingkungan, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir, sekaligus mendorong dunia usaha menerapkan prinsip keberlanjutan.