KENDARI — Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyalurkan bantuan sosial ke sejumlah titik di wilayah kerja PLN UID Sulselrabar. Bantuan tersebut menyasar keluarga kurang mampu, mahasiswa, santri, pesantren, dan korban musibah. Aksi sosial ini dirangkai dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila melalui semangat gotong royong.
Di Kabupaten Takalar, YBM PLN memberikan bantuan listrik gratis kepada dua keluarga kurang mampu, Senin (29/9/2026). Penerima bantuan adalah Rahim, warga Pammukulu, dan Sita Dg Nganne, warga Tetetanrang.
Manager PLN ULP Takalar Bustamin mengatakan bantuan tersebut diharapkan meringankan beban masyarakat.
"Bantuan listrik gratis diharapkan mendukung aktivitas keluarga penerima agar lebih aman, nyaman, dan produktif," ujar Bustamin.
Di Pinrang, YBM PLN UP3 Pinrang menyalurkan bantuan pendidikan kepada mahasiswa Institut Cokroaminoto Pinrang. Penyaluran dilakukan dalam rangkaian Latihan Pengembangan Kepemimpinan Mahasiswa dan Penyerahan Beasiswa LAFRAN, Jumat (2/10/2026).
Rektor Institut Cokroaminoto Pinrang Iqbal Mukaddas mengapresiasi dukungan YBM PLN terhadap mahasiswa dan dunia pendidikan.
Di Konawe, YBM PLN ULP Unaaha menyalurkan bantuan kepada santri Pesantren Hidayatullah Konawe. Bantuan berupa 10 paket perlengkapan sekolah bagi pelajar yatim dan dhuafa, sembako, serta dana operasional pondok.
Di Bombana, YBM PLN ULP Bombana membantu keluarga terdampak kebakaran rumah di dua lokasi. Bantuan diberikan untuk meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Sulselrabar Fazli Arrazaq mengapresiasi aksi sosial tersebut. Menurutnya, YBM PLN menjadi wujud kepedulian insan PLN melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah.
"Semangat gotong royong ini diharapkan terus tumbuh sehingga semakin banyak masyarakat merasakan manfaatnya," kata Fazli.
Ia berharap bantuan tersebut memberikan manfaat bagi penerima sekaligus menjadi amal jariyah bagi para muzaki PLN.