KENDARI — Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UHO menyelenggarakan lokakarya bertema "Bahan Ajar Daring Berbasis Bukti Kinerja: Dari Pemindahan Materi Menuju Desain Instruksional yang Interaktif." Selain 45 peserta luring, sejumlah dosen lain mengikuti rangkaian kegiatan secara daring.
Pembukaan kegiatan diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik UHO, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, S.P., M.P. Ia didampingi Kepala LPMPP Prof. Dr. Edward Ngii, S.T., M.T., dan Ketua Panitia Drs. Ahid Hidayat, M.Hum.
Lokakarya menghadirkan Prof. Dr. Edward Ngii, praktisi nasional perbukuan Bambang Trimansyah, serta Prof. Ernawati dari UHO. Materi yang diberikan mencakup pengembangan bahan ajar, pengolahan konten, hingga penerapan desain instruksional.
Tujuannya menghasilkan bahan ajar daring yang berkualitas dan sesuai kebutuhan pembelajaran. Peserta tidak berhenti pada penerimaan materi konseptual.
Setiap peserta diminta membawa Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan draf awal materi perkuliahan sebagai bahan praktik. Dengan begitu, produk yang dikembangkan selama lokakarya bisa langsung dikaitkan dengan mata kuliah yang diampu masing-masing dosen.
Pada sesi praktik, peserta mendapat pembekalan soal konsep desain instruksional, pengembangan media dan konten pembelajaran interaktif, serta standar dan mekanisme penjaminan mutu bahan ajar daring. Draf yang disusun kemudian dipresentasikan untuk mendapat umpan balik.
Pendekatan berbasis bukti kinerja menjadi penekanan utama kegiatan. Peserta tidak dinilai dari kehadiran, melainkan dari draf bahan ajar daring yang dihasilkan dan diukur memakai standar atau rubrik kelayakan yang telah ditetapkan.
Produk tersebut selanjutnya menjadi dasar proses pendampingan, evaluasi, dan penyempurnaan sebelum dipakai dalam pembelajaran daring. LPMPP UHO menempatkan bahan ajar sebagai bukti nyata hasil kegiatan, bukan sekadar luaran administratif.
LPMPP UHO berharap pengembangan bahan ajar yang terstandar memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus menyediakan sumber belajar yang lebih fleksibel dan bervariasi bagi mahasiswa. Bahan ajar yang dikembangkan juga diarahkan mendukung kemandirian mahasiswa dalam belajar dan meningkatkan kualitas interaksi dalam pembelajaran berbasis digital.
Hasil lokakarya akan masuk ke proses pendampingan dan evaluasi LPMPP UHO. Tahap ini memastikan bahan ajar yang dikembangkan memenuhi standar mutu pembelajaran dan dapat diimplementasikan dalam sistem pembelajaran daring UHO.