KENDARI — Kepala Kanwil Ditjenpas Sultra Sulardi menyatakan pihaknya segera menyusun tahapan perencanaan teknis pemanfaatan lahan dan tata ruang kawasan sesuai aturan tata kelola aset negara. Penyusunan itu menjadi langkah awal sebelum pembangunan infrastruktur pemasyarakatan di Desa Tanggobu dimulai.
Hibah lima hektare dari Pemkab Konawe dinilai memperkuat dua kebutuhan sekaligus: fasilitas pelatihan kerja bagi warga binaan dan kantor pembimbingan bagi klien pemasyarakatan di luar lembaga.
Sulardi menjelaskan keberadaan fasilitas SAE sangat krusial sebagai wadah pelatihan praktis bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) guna memperoleh keterampilan kerja yang produktif.
"Pembekalan tersebut diproyeksikan menjadi modal sosial dan ekonomi yang nyata bagi para warga binaan saat kembali menyatu di tengah lingkungan masyarakat," ujarnya.
Melalui SAE, warga binaan Rutan Unaaha mendapat ruang untuk berlatih keterampilan yang bisa langsung dipakai setelah masa pidana berakhir. Keterampilan itu diharapkan mengurangi risiko pengulangan tindak pidana dan mempermudah mereka masuk kembali ke pasar kerja lokal.
Hadirnya Bapas Unaaha di atas lahan hibah tersebut diproyeksikan memperkuat fungsi pemasyarakatan di luar lembaga pemasyarakatan. Fungsinya mencakup pendampingan, pembimbingan, pengawasan, serta pelayanan kepada klien pemasyarakatan di wilayah Kabupaten Konawe dan sekitarnya.
Selama ini layanan pembimbingan bagi klien pemasyarakatan di Konawe bergantung pada kantor yang jaraknya cukup jauh. Keberadaan Bapas di Unaaha memangkas jarak tempuh dan waktu layanan bagi warga yang wajib lapor.
Bupati Konawe Yusran Akbar menegaskan penyerahan hibah tanah ini merupakan komitmen konkret pemerintah daerah dalam mendukung tugas pokok dan fungsi kelembagaan pemasyarakatan agar semakin produktif dan humanis.
"Pemerintah Kabupaten Konawe berkomitmen mendukung penuh penyelenggaraan tugas pemasyarakatan. Kami berharap lahan yang dihibahkan ini dapat dimanfaatkan secara optimal, baik untuk pembinaan kemandirian warga binaan maupun pembangunan Bapas Unaaha, sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat luas," sebut Yusran.
Sulardi menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Konawe atas hibah lahan seluas lima hektare tersebut.
"Lahan ini akan kami optimalkan untuk mendukung program pembinaan kemandirian melalui fasilitas SAE bagi warga binaan Rutan Unaaha serta pembangunan Bapas Unaaha," kata Sulardi saat dihubungi di Kendari.
Setelah perencanaan teknis rampung, Kanwil Ditjenpas Sultra akan menetapkan jadwal pembangunan bertahap sesuai kesiapan anggaran dan tata kelola aset negara.