KOLAKA — Bupati Kolaka Amri menegaskan bahwa pelantikan pengurus KONI bukan sekadar seremoni seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam mengembangkan potensi atlet dan memperkuat organisasi olahraga di daerah. Ia menyebut kepengurusan baru periode 2026–2030 harus mampu bekerja solid dan profesional untuk meningkatkan prestasi Kolaka di kancah regional maupun nasional.
Selain Ketua Husmaluddin dan Ketua Harian Syaifullah Halik, posisi Sekretaris Umum dipercayakan kepada Muhammad Saiful dan Wahyuddin sebagai Bendahara Umum. Total pengurus yang dilantik mencapai 99 orang.
Amri mengajak seluruh elemen untuk menjadikan masa bakti kali ini sebagai periode kebangkitan olahraga Kolaka. Ia optimistis dengan pembinaan berkelanjutan, atlet-atlet lokal mampu berprestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Pekan Olahraga Nasional (PON), bahkan mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional.
“Mari kita jadikan masa bakti 2026–2030 sebagai periode kebangkitan olahraga Kolaka. Kita ingin melihat atlet-atlet Kolaka berprestasi di ajang Porprov, PON, bahkan mewakili Indonesia di tingkat internasional,” ujarnya di hadapan pengurus yang baru dilantik.
Dalam arahannya, orang nomor satu di Kolaka itu membeberkan sejumlah pekerjaan rumah yang harus menjadi fokus KONI ke depan. Pertama, penguatan sistem pembinaan atlet sejak usia dini yang dimulai dari sekolah, klub, hingga cabang olahraga masing-masing.
Kedua, peningkatan kualitas pelatih dan wasit agar standar pembinaan sesuai dengan perkembangan olahraga nasional. Ketiga, pemenuhan sarana dan prasarana olahraga yang memadai hingga tingkat desa dan kecamatan. Keempat, sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat.
Melalui rapat kerja yang digelar usai pelantikan, KONI diminta menyusun program yang realistis, terukur, dan berorientasi pada hasil. Amri menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan organisasi agar kepercayaan publik terhadap KONI semakin kuat.
“Dengan pembinaan yang berkelanjutan, dukungan lintas sektor dan semangat kebersamaan, olahraga diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan pencapaian medali, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda serta bagian dari budaya hidup sehat masyarakat Kolaka,” katanya lagi.
Amri menambahkan, olahraga memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda, mempererat persatuan, serta menanamkan nilai disiplin, sportivitas, kerja keras, dan kebersamaan. Kepengurusan baru diharapkan mampu menerjemahkan nilai-nilai tersebut ke dalam program kerja yang konkret di lapangan.