KENDARI — Rapat Anggota Komisariat (RAK) Ke VI HMI Komisariat FHIL di Kendari menghasilkan kepemimpinan baru. Muh. Kurniawan Saelang ditetapkan sebagai Formateur/Ketua Umum, sekaligus menandai fase baru pengorganisasian kader di lingkungan Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan.
Kurniawan tidak memaknai posisi barunya sekadar pergantian figur organisasi. Ia menegaskan bahwa momen ini harus menjadi titik tolak kerja kolektif yang lebih progresif, terutama dalam membangun kaderisasi dan tradisi intelektual.
"Ini bukan sekadar pergantian pemimpin, tetapi bagaimana kita membuka ruang perjuangan baru, memperkuat kaderisasi, membangun tradisi intelektual, dan memastikan HMI tetap hadir menjawab persoalan umat dan bangsa," ujarnya.
Di tengah dinamika kampus dan perubahan sosial yang cepat, Kurniawan menekankan pentingnya kader HMI menempatkan diri sebagai bagian dari solusi. Ia menyebut kemampuan intelektual, kematangan spiritual, hingga keberanian menyampaikan sikap sebagai modal utama dalam menjalankan fungsi organisasi.
Nilai keislaman, menurutnya, harus menjadi landasan moral, sementara keindonesiaan menjadi pijakan dalam setiap gerakan. Komisariat FHIL diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi kader untuk berdiskusi, mengembangkan gagasan, dan melahirkan aksi nyata.
"Saya tidak ingin berjalan sendiri. Komisariat ini adalah rumah kita bersama. Mari kita bangun dengan gagasan dan kerja nyata. Tidak ada kader yang ditinggalkan dan tidak ada potensi yang dibiarkan berjalan sendiri," kata Kurniawan.
Kepemimpinan baru ini lahir di tengah tantangan yang tidak sederhana. Perkembangan teknologi, isu lingkungan, serta berbagai persoalan sosial kebangsaan menuntut organisasi mahasiswa untuk adaptif tanpa kehilangan identitas perjuangan.
Kurniawan mengajak seluruh kader menjadikan RAK Ke VI sebagai momentum mempererat persatuan. Ia ingin membangun budaya organisasi yang kritis, sehat, produktif, dan progresif.
Dengan terpilihnya Muh. Kurniawan Saelang, HMI Komisariat FHIL memasuki fase kepemimpinan baru yang berfokus pada penguatan kaderisasi dan perluasan kontribusi organisasi di lingkungan kampus maupun masyarakat.