Waymo Hadirkan Gemini di Kabin Mobil Otonom, Ubah Perjalanan Jadi "Ruang Tamu Beroda"

Penulis: Saiful  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 02:10:31 WIB
Waymo mengintegrasikan Gemini sebagai asisten penumpang di kabin mobil otonom generasi terbaru.

SULAWESI TENGGARA — Google kembali memperluas jangkauan ekosistem Gemini, kali ini tidak hanya di ponsel atau laptop, tetapi juga di dalam kabin mobil tanpa pengemudi. Melalui pembaruan antarmuka terbaru, Waymo—layanan robotaxi yang beroperasi di beberapa kota AS—menyematkan Gemini sebagai "asisten penumpang" yang bisa diajak bicara.

Dari Jaguar I-Pace ke Zeekr: Evolusi Interior Waymo

Jika pengalaman pertama menaiki Waymo terasa seperti naik sedan retrofit biasa, platform terbaru mereka menjanjikan pengalaman yang berbeda. Waymo menyebut kabin generasi keenam ini sebagai "ruang tamu beroda" (living room on wheels) dengan pendekatan premium.

Platform Ojai yang diumumkan sejak Mei lalu menggunakan basis minivan Zeekr buatan pabrikan China, Geely. Meski setir masih dipertahankan, tiga layar yang dapat diakses penumpang kini dibekali antarmuka sentuh "lean-back" yang secara otomatis menyesuaikan tampilan berdasarkan jumlah penumpang di dalam mobil.

Gemini Bisa Jadi Pemandu Wisata, Tapi Tak Bisa Setir Mobil

Integrasi Gemini di sini bukan sekadar pajangan. Google mendeskripsikannya sebagai "AI yang bisa diajak ngobrol" (conversationalist AI) yang berperan sebagai penumpang yang membantu. Fungsinya mencakup menjelaskan landmark lokal, mencari toko buku terdekat, hingga menaikkan suhu AC.

Yang penting dicatat, Gemini adalah entitas terpisah dari Waymo Driver—sistem pengemudian otonom itu sendiri. Google menegaskan pengguna bisa memerintahkan Gemini untuk meminta mobil menepi, tetapi AI ini tidak bisa mengendalikan pergerakan atau rute kendaraan. Gemini juga tidak memiliki akses ke data berkendara real-time.

Data dan Dominasi Ekosistem

Langkah ini menempatkan Google pada posisi unik di industri kendaraan otonom. Dengan integrasi horizontal Gemini dari Workspace, macOS, hingga ke dalam mobil, Google memiliki potensi mengumpulkan data dalam jumlah besar yang hanya bisa diimpikan oleh kompetitor lain di ranah ini.

Bagi pengguna, kehadiran asisten suara cerdas di dalam mobil otonom sebenarnya bukan konsep baru—fiksi ilmiah sudah lama mengenalkan KITT dari Knight Rider atau Johnny Cab di Total Recall. Namun, implementasi nyata di Waymo ini menjadi langkah konkret pertama yang membawa teknologi tersebut ke jalanan.

Catatan untuk Pasar Indonesia

Layanan Waymo saat ini belum beroperasi di Indonesia, dan regulasi kendaraan otonom di dalam negeri masih dalam tahap awal. Meski begitu, integrasi Gemini di kabin mobil ini menjadi sinyal bahwa masa depan mobilitas tidak hanya soal "siapa yang menyetir", tetapi juga bagaimana pengalaman di dalam kabin dirancang. Bagi penggemar teknologi di Tanah Air, fitur ini layak dipantau sebagai indikator arah pengembangan AI dan otomotif global.

Reporter: Saiful
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top