SULAWESI TENGGARA — Penganugerahan dilakukan oleh Ketua Umum KTNA Muhammad Yadi Sofyan Noor di hadapan ribuan peserta PENAS XVII. Dalam sambutannya, Yadi menyebut penghargaan tersebut merupakan simbol apresiasi dari sekitar 160 juta petani dan nelayan Indonesia terhadap program-program pemerintah yang dinilai berpihak pada sektor pangan dan masyarakat desa.
Yadi menyampaikan bahwa kehadiran Presiden Prabowo di acara itu menjadi penyemangat bagi para petani dan nelayan untuk terus berinovasi. "Kehadiran Bapak Presiden menjadi kehormatan sekaligus penyemangat bagi kami untuk berkarya, berinovasi, dan berkontribusi dalam pembangunan pertanian," ujarnya di lokasi acara.
Ia juga menyoroti dukungan berkelanjutan pemerintah terhadap sektor pertanian dan perikanan. Menurut Yadi, berbagai kebijakan yang telah dibuat Presiden Prabowo dinilai mampu mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat tani.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengaku penghargaan itu memiliki makna khusus. Ia menegaskan bahwa dirinya telah terlibat langsung dalam perjuangan kepentingan petani dan nelayan selama puluhan tahun, termasuk saat menjabat sebagai ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).
"Ini juga kebetulan pertama kali saya hadir sebagai Presiden Republik Indonesia. Saya sudah hadir di banyak PENAS karena cukup lama menjadi ketua umum HKTI yang selalu berjuang bersama KTNA untuk kepentingan petani dan nelayan di seluruh Indonesia," kata Prabowo.
Presiden menambahkan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar kehormatan, melainkan juga pengingat akan perjalanan panjangnya bersama komunitas tani dan nelayan di berbagai daerah. "Selain kehormatan, juga kebanggaan saya. Karena sudah cukup lama saya berjuang bersama para petani dan nelayan di seluruh Indonesia," tegasnya.
Pekan Nasional Petani Nelayan KTNA XVII di Gorontalo menjadi forum pertemuan ribuan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia. Acara ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah, petani, dan nelayan dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Yadi Sofyan Noor berharap penghargaan ini dapat memotivasi Presiden untuk terus melanjutkan program-program yang mendukung sektor pertanian dan perikanan. "Semoga Allah SWT senantiasa memberi kesehatan, kekuatan, dan perlindungan kepada Bapak Presiden dalam memimpin bangsa menuju Indonesia yang maju, mandiri, berdaulat, dan sejahtera," ucapnya di akhir sambutan.